Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pertemuan pertama Ammar Zoni dan Kamelia usai kabar putus

Persidangan Ammar Zoni: Tuntutan Jaksa dan Kehadiran Dokter Kamelia

Agenda sidang yang dijalani oleh Ammar Zoni pada hari Kamis (12/3/2026) tidak hanya berupa pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait kasus dugaan peredaran narkoba di dalam rumah tahanan (rutan). Hari ini juga menjadi momen penting bagi mantan kekasihnya, yaitu dokter Kamelia. Kehadirannya di ruang persidangan menarik perhatian banyak pihak.

Kamelia sebelumnya telah menegaskan bahwa dirinya dan Ammar Zoni sudah tidak lagi memiliki hubungan asmara. Namun, ia tetap hadir untuk memberikan dukungan kepada mantan kekasihnya tersebut. Ia mengungkapkan bahwa keputusan untuk memutus hubungan datang dari Ammar Zoni sendiri. Menurutnya, hubungan mereka berakhir setelah Ammar menitipkan surat putus melalui adiknya, Aditya Zoni.

Momen Pertemuan yang Terbatas

Setelah pembacaan tuntutan, Ammar Zoni tampak menghampiri dokter Kamelia. Keduanya terlihat berbincang cukup serius. Sayangnya, percakapan mereka tidak terdengar oleh awak media yang berada di lokasi. Tak lama kemudian, Ammar Zoni langsung bergegas melewati awak media tanpa menyapa atau memberikan pernyataan seperti biasanya. Ia segera meninggalkan ruang persidangan dengan langkah cepat.

Meski sebelumnya menegaskan hubungan mereka telah berakhir, Kamelia tetap hadir di pengadilan. Ia mengaku sempat melihat Ammar Zoni secara sekilas, namun belum sempat berbicara dengannya. "Tadi kebawa tapi gabisa ketemu tadi ketemu pas dia turun mobil abis itu udah nggak ketemu lagi," ujarnya.

Penampilan yang Berbeda

Penampilan Kamelia pada hari ini juga terlihat berbeda. Ia mengenakan hijab yang dipadukan dengan blazer berwarna hitam. Ia menjelaskan bahwa penggunaan hijab tersebut karena akan menghadiri acara buka puasa bersama setelah persidangan.

Raut Wajah Kecewa Ammar Zoni

Raut wajah Ammar Zoni terlihat kecewa setelah mendengar tuntutan dari JPU. Selain hukuman penjara selama 9 tahun, ia juga dituntut membayar denda sebesar Rp500 juta. Saat tuntutan tersebut dibacakan di ruang sidang, Ammar Zoni yang duduk bersama terdakwa lainnya tampak tertunduk lesu. Meski baru sebatas tuntutan, ia menunjukkan raut kekecewaan.

Usai pembacaan tuntutan, Ammar Zoni langsung menghampiri kuasa hukumnya, Jon Mathias. Dari kejauhan, keduanya tampak berdiskusi serius. Namun, awak media tidak dapat mendengar secara jelas apa yang mereka bicarakan.

Tanggapan Kuasa Hukum

Ditemui di luar ruang sidang, kuasa hukum Ammar Zoni, Jon Mathias, mengatakan bahwa pihaknya sebenarnya sudah memprediksi tuntutan yang akan diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum. Ia mengaku telah memberikan pemahaman kepada Ammar Zoni sebelum sidang tuntutan digelar.

"Kami sebelum ini kuasa hukum punya analisa, analisa kami prediksi hukuman itu dibawah 10 tahun, jauh hari saya datang ke lapas, mengedukasi jelang sidang kalau dalam analisa kita, kita pasti akan dituntutnya," kata Jon.

Menurut Jon, tuntutan tersebut bukanlah putusan akhir karena proses persidangan masih akan berlanjut. Ia menyebutkan sidang berikutnya dijadwalkan kembali digelar pada 2 April 2026 dengan agenda pembacaan nota pembelaan atau pledoi dari pihak terdakwa.

"Kan sekarang masih tuntutan, mari kita hormati dulu, masih panjang," jelas Jon.

Posting Komentar untuk "Pertemuan pertama Ammar Zoni dan Kamelia usai kabar putus"