Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kematian Pria di Muaro Jambi Masih Mencurigakan, Keluarga Minta Polda Buka Rekaman CCTV

Kematian Pria di Muaro Jambi Masih Mencurigakan, Keluarga Minta Polda Buka Rekaman CCTV

Keluarga Terus Mencari Keadilan atas Kematian Dedi Putra

Keluarga Dedi Putra, warga Jalan Marene RT 01, Desa Kasang Kumpeh, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, terus berjuang untuk menemukan keadilan atas kematian adiknya yang diduga tidak wajar. Kakak korban, Dewi Yulianti, meminta Polda Jambi mengungkap kejanggalan dalam kasus tersebut setelah hasil ekshumasi menunjukkan bahwa Dedi meninggal akibat penganiayaan berat.

Dewi menyatakan bahwa sejak awal keluarga mencurigai kematian Dedi bukan disebabkan oleh kecelakaan seperti yang diberitakan pihak kepolisian. Ia mengungkapkan bahwa setelah meminta ekshumasi, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa korban meninggal karena luka benda tumpul di bagian kepala.

Ekshumasi dilakukan pada 7 Agustus 2025, dan dari hasil pemeriksaan tersebut, korban dinyatakan meninggal akibat luka parah. Dewi menjelaskan bahwa kondisi wajah dan kepala adiknya sangat rusak, dengan kerusakan yang sangat parah.

Meskipun hasil ekshumasi sudah keluar, Dewi mengaku belum mendapatkan kejelasan terkait perkembangan penyelidikan dari pihak kepolisian. Ia juga mengungkap beberapa kejanggalan dalam penanganan kasus ini, termasuk rekaman CCTV, hilangnya data ponsel korban, serta keberadaan sepeda motor yang diduga membawa korban sebelum ditemukan meninggal.

Rekaman CCTV yang Tidak Pernah Dipaparkan

Dewi mengatakan bahwa keluarga telah menyerahkan sejumlah bukti kepada penyidik, termasuk rekaman CCTV dari komplek perumahan tempat korban tinggal. Namun menurutnya, hingga saat ini rekaman tersebut belum pernah dipaparkan secara terbuka.

“Kami yakin itu adik kami di CCTV. Suaranya jelas, bajunya juga kami kenal,” ujar Dewi. Dalam rekaman tersebut, korban terlihat bersama seseorang menggunakan sepeda motor yang diduga jenis Honda PCX.

Kejanggalan lain menurut Dewi adalah terkait sepeda motor yang terekam dalam CCTV. Ia mengatakan bahwa awalnya penyidik menyebut kendaraan tersebut sebagai Honda PCX, namun kemudian berubah menjadi Honda Vario. Hal ini membuat keluarga merasa bingung.

Dewi juga mengaku mencurigai pemilik sepeda motor tersebut karena sering memantau keluarga korban. Setelah itu, motor tersebut disebut telah dijual. Menurut Dewi, pemilik kendaraan tersebut telah dipanggil tiga kali sebagai saksi, tetapi tidak pernah memenuhi panggilan penyidik.

Data Ponsel Korban Hilang

Selain itu, keluarga juga mempertanyakan hilangnya data di ponsel milik korban. Menurut Dewi, pihak keluarga sebelumnya telah menyerahkan nomor telepon yang terakhir kali menghubungi korban. Namun polisi menyebut tidak menemukan jejak komunikasi karena data di ponsel korban hilang.

“Polisi bilang datanya hilang karena kami sempat mengeluarkan kartu dari ponsel,” katanya. Dewi mengatakan bahwa pihak keluarga telah menyurati Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar dan Wakapolda Jambi Brigjen Pol Benny Ali untuk meminta perhatian terhadap kasus tersebut.

Surat tersebut disebut telah diteruskan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, namun hingga kini keluarga mengaku belum mendapat penjelasan lebih lanjut.

Kondisi Korban Saat Ditemukan

Dedi Putra ditemukan meninggal di kamar tidurnya pada 19 Mei 2025. Saat ditemukan, korban terbujur kaku di atas kasur dengan lebam pada mata dan pundak serta luka di bagian belakang kepala. Korban sempat dibawa ke RS DKT Jambi, namun pihak medis memastikan korban telah meninggal dunia.

Keluarga korban menyebut tidak ada luka lecet di tubuh korban yang mengarah pada kecelakaan. “Saat dimandikan sebelum pemakaman, tubuh adik saya mulus, tidak ada lecet sama sekali,” kata Dewi.

Kecurigaan keluarga semakin kuat setelah rekaman CCTV menunjukkan korban masih dalam kondisi sehat pada malam sebelum kematiannya. Dalam rekaman lain, sekitar pukul 01.00 WIB, terlihat korban dibonceng menggunakan sepeda motor yang diduga jenis Honda PCX.


Posting Komentar untuk "Kematian Pria di Muaro Jambi Masih Mencurigakan, Keluarga Minta Polda Buka Rekaman CCTV"