Program Al-Qur'an dan Gizi untuk Santri, Al-Fatihah Salurkan Mushaf & Ribuan Telur ke Pesantren
Program AGUS: Bantuan Al-Qur’an dan Gizi untuk Santri

Di berbagai pondok pesantren di Indonesia, masih banyak santri yang kesulitan mengakses mushaf Al-Qur’an yang layak pakai. Banyak dari mereka harus belajar dengan mushaf yang sudah usang atau bahkan bergantian saat membaca maupun menghafal Al-Qur’an. Kondisi ini menjadi dasar lahirnya program Al-Qur’an dan Gizi untuk Santri (AGUS) yang digagas oleh Yayasan Al-Fatihah.
Program ini bertujuan untuk memberikan bantuan mushaf Al-Qur’an baru serta dukungan gizi bagi para santri. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar santri secara fisik sekaligus memperkuat pendidikan di lingkungan pesantren.
Tujuan dan Target Program AGUS
Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan bahwa program ini menjadi langkah penting dalam membantu memenuhi kebutuhan gizi santri yang masih belum merata. Ia menyoroti bahwa kemampuan untuk berakselerasi memberi makan santri masih belum seimbang. Dengan adanya Gerakan AGUS, diharapkan bisa menambal ketimpangan yang ada, khususnya bagi santri yang belum mendapat program MBG.
Berdasarkan data yang disampaikan, sekitar 19 persen santri terdata memiliki gejala anemia, salah satunya dipengaruhi oleh kebutuhan gizi yang belum terpenuhi secara optimal. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para santri baik secara fisik maupun pendidikan.
Manager Program AGUS Meida Yusna Ilmiah menjelaskan bahwa program ini menargetkan distribusi 100.000 mushaf Al-Qur’an ke pesantren dan santri yang membutuhkan di seluruh Indonesia. Dalam program ini, disalurkan mushaf Al-Qur’an senilai Rp 10 miliar serta 12.500 ribu butir telur yang diperuntukkan bagi para santri di pesantren.
Tujuan utamanya adalah untuk mencukupi kebutuhan di pesantren. Tidak sedikit santri yang belajar menggunakan mushaf yang sudah usang, bahkan harus bergantian untuk membaca dan menghafal. Dari situlah program ini lahir untuk membantu pesantren yang membutuhkan.
Proses Pendistribusian dan Kolaborasi
Program AQSI telah berjalan sejak 2019 dan telah membantu ribuan pesantren di berbagai daerah. Penghimpunan wakaf mushaf dilakukan oleh AQSI, sementara distribusinya dilakukan melalui program Ekspedisi Qur’an (EQ). Dalam menentukan penerima manfaat, pihaknya terlebih dahulu melakukan pendataan pesantren yang membutuhkan Al-Qur’an.
Untuk memperluas jangkauan, program tersebut juga menggandeng Rabithah Ma'ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU). Kolaborasi ini sangat strategis karena Yayasan Al-Fatihah membantu pengadaan mushaf Al-Qur’an, sementara RMI PBNU membantu dalam pendataan dan jangkauan pesantren di seluruh Indonesia.
Distribusi mushaf Al-Qur’an telah menjangkau berbagai daerah, mulai dari Aceh Tamiang, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua. Pada peluncuran program di Ponpes Al-Uswah, pihaknya menyalurkan sekitar 5.860 mushaf Al-Qur’an. Selain itu, program tersebut juga disertai dukungan gizi bagi para santri.
Dukungan Gizi untuk Santri
Program dukungan gizi muncul setelah pihaknya menemukan masih banyak santri yang mengalami kekurangan asupan gizi. Berupaya membantu dari sisi protein dan karbohidrat, proteinnya diberikan dalam bentuk telur karena mudah dikonsumsi dan disimpan.
Distribusi bantuan gizi tersebut disesuaikan dengan jumlah santri di setiap pesantren. Bantuan akan diberikan secara bertahap dengan perhitungan kebutuhan konsumsi para santri.
Penyaluran Mushaf dan Kontribusi Donatur
Manager Project Ekspedisi Qur’an Yayasan Al-Fatihah Nalurita Firdausya menjelaskan bahwa program distribusi mushaf dilakukan secara bertahap ke pesantren yang berada di bawah naungan RMI PBNU. Tujuannya adalah untuk membantu pondok pesantren yang masih kekurangan Al-Qur’an sekaligus mencetak generasi Qur’ani di Indonesia.
Setiap donatur yang mewakafkan mushaf melalui Yayasan Al-Fatihah akan mendapatkan doa langsung dari para santri penerima manfaat. Setiap mushaf yang diwakafkan akan ditulis nama donaturnya. Ketika mushaf tersebut dibaca oleh santri, doa juga akan dipanjatkan untuk para donatur. Dokumentasi dan sertifikat wakaf juga akan dikirimkan kepada masing-masing donatur.

Posting Komentar untuk "Program Al-Qur'an dan Gizi untuk Santri, Al-Fatihah Salurkan Mushaf & Ribuan Telur ke Pesantren"