Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sopir Meninggal Saat Bekerja, Keluarga Dapat Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

Duka yang Menyelimuti Keluarga Aris

Di tengah suasana duka, keluarga Aris, seorang sopir truk yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas saat menjalankan tugasnya di area dermaga Pelabuhan Pelindo pada 24 Februari 2026, mendapatkan dukungan dari sistem jaminan sosial ketenagakerjaan. Kepergian Aris meninggalkan kesedihan mendalam bagi sang istri, Siti Amalia, serta dua anak mereka yang masih membutuhkan sosok ayah.

Dalam situasi seperti ini, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi penolong penting. Melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), BPJS Ketenagakerjaan memberikan manfaat dengan total nilai berkisar Rp248 juta, termasuk bantuan beasiswa pendidikan bagi kedua anak almarhum hingga jenjang perguruan tinggi.

Dukacita Mendalam untuk Keluarga Korban

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Trisna Sonjaya, menyampaikan rasa belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga Aris. Ia menegaskan bahwa meskipun santunan tidak bisa menggantikan kehilangan yang dialami, tetapi pemberian tersebut adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi pekerja dan ahli waris mereka.

“BPJS Ketenagakerjaan turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi. Penyerahan santunan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi pekerja serta memastikan ahli waris yang ditinggalkan tetap mendapatkan perlindungan dan hak dari program jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Trisna.

Ia menekankan bahwa risiko kerja dapat terjadi kapan saja, terutama bagi pekerja yang bekerja di lapangan seperti sopir truk atau pekerja pelabuhan. Setiap pekerja memiliki risiko masing-masing, dan BPJS Ketenagakerjaan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa ketika risiko itu terjadi, pekerja maupun keluarganya tidak menghadapi situasi sulit sendirian. Selain itu, ada manfaat beasiswa pendidikan bagi anak-anak mereka.

Pengingat Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Trisna menambahkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat komitmen pelayanan kepada peserta melalui strategi 3C: Coverage, Care, dan Credibility. Dalam strategi tersebut, aspek Care menjadi pengingat bahwa kualitas layanan serta empati kepada peserta harus selalu menjadi prioritas utama.

Peristiwa yang menimpa Aris menjadi pengingat bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting bagi setiap pekerja. Pihaknya terus mendorong seluruh pekerja, termasuk pekerja mandiri dan sektor informal, untuk memastikan dirinya terdaftar sebagai peserta. Iuran yang sangat terjangkau, namun manfaatnya sangat besar, ditambah saat ini terdapat keringanan pembayaran iuran bagi pekerja informal melalui PP 50 Tahun 2025, mari bersama gunakan momentum ini untuk saling mengingatkan dan melindungi diri dan orang-orang di sekitar kita.

Komitmen untuk Memperluas Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Siti Amalia, istri almarhum, mengaku masih diliputi duka atas kepergian suaminya. Namun, di balik kesedihan itu, ia bersyukur karena almarhum telah meninggalkan perlindungan bagi keluarga, termasuk harapan bagi pendidikan anak-anak mereka pada masa depan.

“Seluruh bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan ini sangat berarti bagi kami. Semoga bisa membantu meringankan beban keluarga dan mendukung pendidikan anak-anak kami ke depan,” ujar Siti.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga melakukan penyerahan simbolis penyaluran Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Kredit Konstruksi kepada perusahaan peserta, yaitu PT Metro Agung Sejahtera untuk pengembangan perumahan Kota Sutera Tangerang. Fasilitas pembiayaan yang diajukan melalui Bank Tabungan Negara ini memperoleh persetujuan kredit konstruksi dengan nilai mencapai Rp215 miliar.

“Dengan menggunakan skema MLT BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan mendapatkan keuntungan suku bunga yang kompetitif, program ini merupakan bentuk dukungan bagi peserta dalam memperoleh akses pembiayaan perumahan dengan skema yang lebih terjangkau, sekaligus mendorong ketersediaan hunian layak bagi para pekerja,” kata Kepala Kantor Wilayah Banten BPJS Ketenagakerjaan, Eko Yuyulianda, yang juga hadir dalam kegiatan ini.

Posting Komentar untuk "Sopir Meninggal Saat Bekerja, Keluarga Dapat Manfaat BPJS Ketenagakerjaan"