Parcel yang Diterima Rismon dari Gibran Ternyata untuk Ibu yang Sedang Sakit
Wapres Gibran Beri Parcel untuk Ibu Tersangka Kasus Ijazah Palsu
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memberikan parcel kepada Rismon Sianipar, tersangka kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Parcel tersebut tidak hanya diberikan kepada Rismon, tetapi juga ditujukan untuk ibunya yang sedang sakit di Balige, Sumatera Utara.
Gibran mengungkapkan bahwa ia menerima informasi bahwa ibunda Rismon sedang dalam kondisi sakit. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk memberikan parcel sebagai bentuk perhatian dan dukungan. Dalam acara buka puasa bersama pegawai Sekretariat Wapres dan jurnalis di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (13/3/2026), Gibran menyampaikan bahwa parcel itu diberikan untuk ibunda Rismon.
"Parcel itu untuk ibundanya Bang Rismon di Balige. Saya dapat informasi beliau sedang sakit," ujar Gibran. Ia juga tak lupa mendoakan kesembuhan bagi ibunda Rismon.
Selain itu, Gibran menunjukkan simpatinya terhadap Rismon yang harus bolak-balik antara Jakarta dan Balige akibat kondisi ibunya yang sedang sakit. "Kasihan lho Bang Rismon mesti bolak-balik Jakarta-Balige. Kita mesti paham itu," tambah Gibran.
Parcel yang diberikan oleh Gibran ini dipesan dari perajin parcel di Jakarta Pusat. Isi parcel tersebut cukup beragam, mulai dari peralatan makan hingga berbagai jenis makanan ringan.
Pertemuan Gibran dengan Rismon
Pertemuan antara Gibran dan Rismon berlangsung di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Jumat (13/3/2026). Gibran menerima kedatangan Rismon selama sekitar 50 menit. Saat itu, Gibran mengenakan setelan jas sementara Rismon mengenakan kemeja pendek.
Setelah pertemuan secara tertutup, Gibran mengantar Rismon ke lobi Istana Wapres sambil berbincang singkat. Ia sempat merangkul Rismon dan menyatakan bahwa kini tidak ada lagi masalah antara keduanya.
"Pokoknya kita ini saudaraan, sudah enggak ada apa-apa lagi," kata Gibran. Setelah itu, Gibran memberikan bingkisan lebaran atau parcel kepada Rismon.
Dalam pantauan di lokasi, parcel yang dibawakan ajudan dari dalam Istana tersebut berisi makanan ringan atau snack. Rismon kemudian menyampaikan terima kasih atas parcel yang diberikan. Setelah itu, Gibran memberikan gestur pamit dengan merekatkan kedua telapak tangannya sambil sedikit membungkuk sebelum masuk kembali ke dalam Istana Wapres.
Rismon Sianipar Minta Maaf

Rismon Sianipar memberikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada Jokowi dan keluarganya terkait temuan yang sebelumnya ia sampaikan dalam buku Jokowi's White Paper. Dalam klarifikasinya secara terbuka, Rismon menjelaskan bahwa buku tersebut merupakan hasil kompilasi dari beberapa penulis, yakni dirinya, Roy Suryo, dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa.
Ia mengatakan bahwa dari lebih 700 halaman dalam buku tersebut, sekitar 400 halaman merupakan bagian yang ia tulis sendiri. "Seperti yang kalian ketahui, bahwa RRT, Roy, Rismond, dan TIPA itu menuliskan buku Jokowi's White Paper dimana 400 halaman lebih saya tuliskan dari 700 halaman di buku tersebut," kata Rismon seperti dikutip dari YouTube Balige Academy yang tayang pada Rabu (11/3/2026).
Rismon menegaskan bahwa setiap penulis melakukan penelitian secara independen tanpa saling bergantung satu sama lain. "Masing-masing tidak ada ketergantungan. Masing-masing melakukan penelitiannya secara independen," ujarnya.
Namun, dalam proses penelitian tersebut, Rismon mengakui terdapat kekeliruan yang dipicu oleh keterbatasan data yang digunakan dalam analisisnya. "Karena independensi tersebut, maka saya sebagai peneliti secara terbuka mengatakan ada koreksi-koreksi akibat data yang tidak lengkap, akibat rotasi atau translasi maupun resolusi pada data yang saya uji," jelasnya.
Rismon menegaskan bahwa seorang peneliti harus berpegang pada objektivitas dan kebenaran ilmiah ketika menemukan kesalahan dalam hasil penelitian. "Oleh karena itu, sebagai peneliti yang bertanggung jawab terhadap kebenaran dan hanya kebenaran ilmiah, seorang peneliti harus bersandar pada objektivitas dalam temuan-temuan dalam kerja-kerja ilmiahnya," kata Rismon.
Rismon pun mengakui secara terbuka bahwa temuan sebelumnya memang mengandung kekeliruan, meskipun menggunakan metodologi yang ia tuliskan dalam buku tersebut. "Oleh karena itu, temuan saya sebelumnya yang telah melukai, yang telah membuat commotion dalam perkembangan kita akhir-akhir ini melukai keluarga Pak Jokowi dan Pak Jokowi sendiri, saya sebagai peneliti menyatakan minta maaf secara gentleman kepada keluarga Bapak Jokowi," ujarnya.

Posting Komentar untuk "Parcel yang Diterima Rismon dari Gibran Ternyata untuk Ibu yang Sedang Sakit"